Cerita Sex Ngentot Sama Supir Pribadi Aku Sampe Multi Orgasme

Cerita Sex Ngentot Sama Supir Pribadi Aku Sampe Multi Orgasme

Cerita Sex Ngentot Sama Supir Pribadi Aku Sampe Multi Orgasme

Cerita Sex Bahan Coli - Ngak bisa dibayangkan kejadian ini terjadi karena nafsu yang tidak bisa dikendalikan, yaitu aku ngentot dengan supir pribadiku namanya pak Lintang dia sudah lama ikut dengan kami saat sore hari aku minta tolong pada pak Lintang mengantarku ke notaris karena ada tugas yang harus aku selesaikan, saat diantarnya aku duduk di belakang sambil mengamati tubuh pak Lintang.

Ternyata OK juga tubuhnya dia kekar lumayan cakep piikiran kotorku sempat hinggap di otakku.

“pak Lintang…dah berapa lama sih menikah kok belum punya anak” pancingku..

”16 tahun Bu” jawab nya singkat.

”Kok belom punya anak…pasti Pak Lintang kurang genjotan nya” kataku mulai menjurus..

”Siapa bilang bu…orang saya paling jago di ranjang…istri saya saja kadang minta ampun nangis nangis” jawab nya..

Aku dan pak Lintang memang dari dulu suka bicara blak blakan tapi baru kali ini menjurus ke soal ranjang.

”Aahh…Kagak percaya aku pak” jawabku

“Apa ibu mau saya kelonin…biar percaya” jawab nya sambil masih menyetir mobil.

Pikiranku semakin tidak menentu membayangkan tangan tangan Pak Lintang menyusuri tiap inci kulit tubuhku. Cerita Sex

”Ngak ah pak, laki laki mah besar di mulut doankk… kek tamu tak di undang… belum juga di suruh masuk udah keluar duluan" jawab ku sedikit menantang.

”Bu… Andai saja Ibu bukan majikan saya, dah dari dulu ibu saya perkosa” jawab nya mengagetkanku.

Sepulang dari kantor notaris pikiranku masih saja memikirkan kata-kata pak Lintang..

Ingin rasanya menikmati benjolan di balik resleting celana itu..

“Pak, tolong belikan ini ya… pake uang bapak dulu deh nanti aku ganti” kataku sambil menyerahkan secarik kertas yang sebenarnya bukan lah catatan belanja melainkan tulisanku menantang dia..

”PAK…AKU TUNGGU SAMPAI DIMANA KAMU BERANI SAMA AKU….KALO MEMANG JANTAN BUKTIKAN” tulisku di kertas itu.

Aku menuju meja makan setelah memberikan note kecil pada pak Lintang, aku duduk di meja makan, yang arah nya membelakangi ruang tamu.

Rumah ku selalu rame maklum keponakan dan orang tuaku juga tinggal denganku. Tiba tiba saja aku merasakan tangan kekar mencengkeram susuku, meremas nya dengan gemas nya, dan nafas memburu terdengar jelas di telingaku.

”Aaahhhh…kamu mau aku entot dimana…katakan…hhhhmmmmm….” katanya sambil terus melumat kupingku dan meremas remas payudaraku yang montok .

”Ssshhhh…..aaahhhh pak…terusin pak….nikmat sekali” jawabku sambil mulai meraih bibirnya, aku semakin bernafsu ketika tangan pak Lintang turun ke selakanganku. Aku semakin gila menerima rangsangan itu.

“Ooohhh…. hhhmmm…. terusin pak…. ayo pak terusinn..” ketika tiba-tiba aku merasa remasan dia mengendor bersamaan lenyap nya dia dari belakangku. Aku kecewa bukan kepalang, aku masuk kamar dan menutup pintu.

Keesokan hari nya aku sengaja ngak ngomong apa-apa ke pak Lintang, aku masih marah akibat semalem. Dalam perjalanan ke kantor ku aku hanya membisu. Cerita Dewasa

”Maafin aku bu, habis situasi nya seperti itu” tiba-tiba dia membuka pembicaraan.

”Sudah lah pak, kalo memang ngak bisa muasin orang nggak usah banyak bicara” jawabku ketus.

Tapi tiba-tiba laju mobil memutar ke arah menjauh dari arah ke kantorku, menuju pinggiran kota.

”Mau kemana sih pak, aku bisa telat loh..” protesku.

Mobil terus melaju cepat menuju arah utara mendekati area pantai. Sepuluh menit kemudian pak Lintang membelokkan mobil menuju sebuah Hotel. Dalam hati aku tersenyum sendiri.

Setelah pesan kamar Pak Lintang membawa mobil masuk kedalam, dan parkir di depan salah satu kamar. Hotel ini memang bagus karena memiliki kamar sweet yang indah dengan harga yang tak seberapa mahal.

Pak Lintang membuka pintu mobil, aku pura-pura diam tak menghiraukan dia. Lalu pak Lintang menarik tanganku masuk ke kamar hotel. Sesampai nya di kamar belum sempat aku berbicara, pak Lintang telah memelukku erat dan menciumiku dengan penuh nafsu.

”Aaahhh…pak….ooohhhh…” desah ku sambil membalas kecupannya, lidah pak Lintang bermain-main di rongga mulutku.

”Sekarang kau boleh minta apapun yang kamu mau, aaaaahhh… Aku sudah lama ingin mencumbumu sayang” kata pak Lintang di sela-sela ciuman nya.

Tangan pak Lintang dengan kasar meremas kedua bukit kembarku, remasan yang kasar semakin membuat aku gila, tubuhku meliuk bagai kan penari yang gemulai.

Tangan pak Lintang mulai turun menyusuri perut ku… Meraba pantat ku yang padat berisi.

”Bu….aaaahhh…Aku sudah lama menanti saat-saat seperti ini…ssshhh….aaahhhh….Aku akan puaskan kamu Bu..”

Ceracau pak Lintang sambil etrus menciumiku. Ciuman itu turun ke bagian dadaku, sementara tangan kanan pak Lintang mulai menyelinap di balik rok ku.

“Ooohhh….pak …ssshhhh…terus pak.. puaskan aku hari ini” ceracauku..

”Hari ini aku milikmu pak…aaahhh….terus pak…terusss…” kata-kata yang tak terkontrol keluar begitu saja.

Pak Lintang membuka satu persatu kemeja kerja ku, dan melepas rokku dan melemparnya begitu saja. Aku di dorongnya ke dinding. Masih dengan beringasnya pak Lintang menciumi, menciumi payudaraku, yang masih terbungkus bra, aku mengeliat tak karuan. Cerita Dewasa ABG

”Bu…kamu begitu cantik, tubuhmu begitu indah…aku ingin menikmati tubuh indahmu ini” celoteh pak Lintang, sambil tangan nya membuka pengait braku, seketika itu payudaraku yang montok menjadi sasaran lidah pak Lintang.

“Terus pak…isep pak…isap terusss…gigitt... ahh…gigit putingnya pakk..” cercau ku

”Oohhh…indahnya….aaahhh…nikmatnya susu kamu bu..”

”Ayo pak… cepet pak nikmatin tubuhku ini… isep susuku yang montok ini”

“Aahhhk….ooohhhh…” aku memekik ketika pak Lintang tiba tiba saja menyentuh bagian yang paling sensitif itu.

Tangan pak Lintang mengelus elus memekku yang sudah basah..

”Pak…terusss.. aaahhh… masukin jarinya pak.. ayo pak...” aku memohon padanya..

Pak Lintang jongko di depanku, menarik pahaku kananku dan menaruhnya di pundaknya, kemudian pak Lintang menjilati memekku dengan rakusnya.

”Oohhh…pak…oh yah…ahhh…terus pak…terus pak masukin lidahnya yang dalam pakk..”

”Hhmmm….enak nya memekmu Bu..ahhh…ini itil nya ya bu…aku isepin ya sayang..” kata pak Lintang.

”Iya pak…isep pak..isep pakk… terus pakk..”

”Ooohhhhh……….aaaaahhhhhh….aaahhh….ahhh…pak aku…akuu…oohh…paaak ..akuuu…” dengan menghentak hentak kan pinggulku tanganku menekan kuat-kuat kepala pak Lintang, tubuhku kejang kakiku gemetar, bagaikan mengeluarkan bongkahan batu yang teramat berat dari dalam rahimku.

Aku mencapai orgasm yang pertama, kaki ku masih gemetar, pak Lintang tau aku tak bisa berdiri, dia membopongku keranjang. cerita sopir dan pembantu serta majikan bisa anda simak lainya di ceritadewasa17tahun.info Kemudian dia menelpon room service memesan juice oranges kesukaanku.

Bandar Sakong


Pak Lintang kembali menciumiku, melumat bibirku, kembali aku dipermainkan nafsuku, kali ini aku lebih agresif, kubalas ciuman pak Lintang dan tanganku mengelus pundak pak Lintang. Cerita Dewasa Terbaru

Ciumanku merambat ke telinga pak Lintang, kusapu habis telinga pak Lintang dengan lidahku, kemudian ciumanku turun ke leher pak Lintang. Pak Lintang mendesah hebat...

”Aaahhh… Terusin sayang ciumi aku sampai kau puass.. Aahhh...” ceracau nya.

Tangan pak Lintang mempermainkan payudaraku, meremas dan memilin putingnya yang mulai mengeras.

Tanganku mulai pindah ke ikat pinggang pak Lintang, segera saja aku buka ikat pinggang itu dan menurunkan celana panjang pak Lintang. Terlihat jelas benjolan di balik celana dalam itu.

Aku langsung jongkok di depan pak Lintang, perlahan kuturunkan celana dalam itu dan…. woww besarnya.., gumam ku. Aku mengulum batang pak Lintang yang sudah tegang dan keras daritadi.

”Ooohhhh….terus isep sayang…yahh… yahh… ohhhhh…aahhh...” pak Lintang mengerang.

”Aaahhh…..terus sayang kulum kontol ku…aaahhh..”

Aku mengulum terus memainkan lidah ku di ujungnya yang merah mengkilat, dan menusuk nusukkan lidahku ke lubang yang imut itu.

”Eeemmm….pak… aaahhh kontol bapak enakk sekali..” desahku, sambil terus mengocok batang pak Lintang dengan bibirku, ku isap dan ku mainkan buah pelir yang menggelantung itu.

”Aaahhh…..aaahhh...” pak Lintang mendesah ketika aku menghisap buah pelernya.

Pak Lintang menarik bahuku, dan mendorong tubuhku ke ranjang, aku telungkup di ranjang, dengan posisi setengah badan di ranjang dan kakiku menjuntai ke lantai.

Pak Lintang menarik ke dua kakiku agar melebar pak Lintang kemudian sedikit menurunkan badannya, memukul mukulkan batang itu ke bongkahan pantatku.

”Aaahhh…pak... ayo pak …aku sudah tidak tahan jangan permainkan aku pakk..” kataku semakin terangsang..

Pak Lintang membalikkan badanku, kemudian pak Lintang menusukkan kontol yang sudah merah itu ke lubang vaginaku.

”Aaahhhkkk… pak sakit pakk… sakittt…” teriak ku saat kontol besar itu mencoba menyeruak masuk, aku mendorong kaki pak Lintang dengan kaki ku agar menjauh.

Pak Lintang lalu jongkok di depan vaginaku, dan menyapu bibir vagina itu dengan lidahnya.

”Aaahhh…pak… ooohhh… terus pak…terusin pakkk…”

”Aku masukin lagi ya sayang..” kata pak Lintang

Aku tidak menjawab aku hanya menanti batang itu masuk ke memekku yang sudah lapar dan haus akan kenikmatan itu.

”Aaahhhkkk… pelan-pelan pak… ouchh…sakit pak…sakitt…” rintihku

Pak Lintang dengan perlahan dan pasti menusukkan kontol besar itu ke memekku.

”Ooohhh sayang…sempit sekali…seperti punya perawan…aaahhh...”

Kontol itu masuk keseluruhan pak Lintang diam sejenak, menunggu agar memek basahku bisa menerima kontol yang besar itu. Cerita Sex Terbaru

”Yah pak…iyah…iyah…terus pak ..terusss…masukin yang dalam pak teruss…ooohhhhh...”

”Sayang memek kamu nikmat sekali….memek kamu sungguh nikmat… Aku akan entot kamu sayang… Aku akan memuaskan kamu...” oceh pak Lintang.

”Ooohhh pak terusin pak…kontol bapak besar dan nikmatt….ohh yaahhh… yah.. yahh…” ceracauku diantara sodokan kontol pak Lintang.

Pak Lintang menarik kontol nya dan memintaku turun ke lantai yang beralaskan selimut, dia memintaku nungging. pak Lintang membungkukkan badannya dan menciumi pantatku, kemudian dia melebarkan bongkahan pantatku. Lidah pak Lintang menyapu anusku.

”Aaahhkkk…pak…ooohhh….teruskan pak…iyah…jilati pak... Ayo jilati terus anusku pakk..”

”Eemmm…nikmat nya sayang…aku amat suka anus kamu yang indah ini..” kata pak Lintang.

Kemudian pak Lintang berdiri dan mulai menusuk nusukkan kontol nya, kenikmatan tiada tara membawa aku meliuk dan bergoyang mengikuti sodokan demi sodokan dari kontol pak Lintang.

‘Ayo pak… Yang keras pak.. yang keras…ooohhh …aaahhhkk..”

”Pak aku mau keluar pakk…aaahhh… ayo pak cepetan pak…yang kenceng pak terus pak sodok memek aku pak…entot yang kuat pak …ayo pakkk...” ceracau ku semakin liar.

”Iya sayang aku juga mau keluar…aaahhhkk…”

”Pak…ooohhh….aaahhh aku kelu…ak..aku…aku keluarrr paaakkk...” dengan hentakan keras ke belakang dan pak Lintang dengan hentakan keras ke depan.. Aku merasakan seakan-akan kontol itu menembus anusku.

”Aaahhhhh….. Sayanggg…. ooohhh… ooohhhhh..” erang pak Lintang yang di iringi semburan hanggat di vaginaku.

Setelah kejadian itu, di kemudian hari dan hari-hari selanjutnya kami pun sering melakukannya di hotel-hotel terdekat. Selesai. Cerita Sex ABG

Agen Judi Togel Online
Share on Google Plus

About Jenny Chen

0 comments:

Post a Comment