Cerita Sex Diperkosa Teman Di Parkiran Kampus

CERITA SEX DIPERKOSA TEMAN DI PARKIRAN KAMPUS

Cerita Sex Diperkosa Teman Di Parkiran Kampus

Cerita Sex Bahan Coli - Cerita sex yang nikmat ini terjadi ketika tubuhku diperkosa teman satu kampusku di halaman parkiran kampus. Cerita Sex Pemerkosaan

Kali ini aku bakal mempersembahkan Cerita Seks Pemerkosaan kepada seseorang Mahasiswi menawan di waktu berada di parkiran universitas. Sebab tidak cuma menawan toket & memek mulusnya disaat dientot bikin ketagihan nikmat terlebih. Seandainya di grepe dan di sedot bikin tambah horny, langsung aja ya.. Selamat menikmati.

Saya adalah seorang mahasiswi semester akhir. Saya membawa rute politik tetapi berbeda dengan yang lain. Yang menyukai demontrasi di luar aktivitas universitas. Saya lebih pilih urusan kampusku selesai dan cowo daripada urusan politik. Tidak sedikit yg mengagumiku, badan indahku, tinggi badanku 176 centimeter seksi & langsing tentunya.

Kejadian ini bermula sewaktu saya baru saja pulang dari area baca skripsi (area kumpulan skripsi alumni) perpustakaan. Sesudah selesai menyusun sekian banyak bab skripsi yang mesti kuperbaiki, siang tadi usai menghadap dosen pembimbing skripsiku.

Waktu itu kondisi telah gelap (pukul 19.00) dan kantin juga telah tutup. Ternyata tidak ada lagi mahasiswa yg nongkrong di kantin. Dan kalaupun ada cuma sebahagian kecil saja. Maka saya juga memutuskan buat cepat menuju ke area lapangan parkir khusus mahasiswa yg berada di samping universitas. Cerita Sex Perkosa

Tempat parkir sudah agak sepi, hanya tersisa beberapa mobil saja milik mahasiswa S2 ataupun S1 yang kebetulan masih ada jadwal kuliah malam. Kebetulan mobilku tadi siang mendapat tempat parkir agak jauh ke sudut lapangan parkir.

Lapangan parkir itu sendiri sebenarnya adalah tanah kosong yang ditimbun oleh batu dan pasir serta dikelilingi oleh pagar seng yang tertutup rapat sehingga tidak dapat dilihat oleh orang dari luar. Mobilku adalah Suzuki Escudo berwarna gelap keluaran terakhir yang kebetulan sempat dibeli oleh Papaku sebelum krismon berawal.

Di jajaran mobil yang parkir terlihat hanya ada tinggal 3 mobil lagi yakni satu Toyota kijang berwarna biru gelap dan satu Panther long chassis berwarna hijau gelap serta sebuah Feroza berwarna hitam dimana posisi ketiganya adalah tepat mengelilingi mobilku.

Feroza ada tepat dipojok lapangan parkir yang berarti berada tepat di sebelah kiri mobilku, sedangkan Kijang ada di sebelah kanan dan Panther tersebut ada di depan mobilku dengan posisi parkir paralel sehingga menghalangi mobilku keluar. Cerita Sex Diperkosa

Aku terus terang agak kesal karena selain sudah lelah dan banyak masalah sehubungan dengan skripsiku. Eh…, ternyata malam-malam begini masih harus mendorong mobil lagi. Aku berjalan sedikit setelah sebelumnya meletakkan tas dan buku serta diktat beserta bahan skripsi di mobil. Aku melihat-lihat kalau masih ada tukang parkir atau satpam di gerbang masuk parkiran yang tidak seberapa jauh.

Sebab gerbang keluar parkiran sangat jauh letaknya dari posisi mobilku. Ternyata gerbang masuk telah tertutup dan dirantai sehingga untuk mencari orang aku harus menuju ke gerbang keluar. Karena agak malas jalan aku pun terpaksa kembali ke mobil dan berinisiatif mendorong Panther tersebut sendirian. Dengan agak bingung aku letakkan telapak tangan kiriku di belakang mobil tersebut sementara tangan kanan di sisi kanan mobil.

Ternyata Panther tersebut tidak bergerak sama sekali. Aku curiga jangan-jangan pemiliknya telah memasang rem tangan sebelumnya. Karena itu aku berniat mengempiskan ban mobil sialan itu. Saat sedang asyik berjongkok dan mencari posisi pentil ban belakang sebelah kanan Panther tersebut. Mendadak aku merasakan kehadiran orang di dekatku. Lalu aku menoleh, ternyata orang tersebut adalah Ryan teman sekampusku yang sebelumnya sudah lulus namun pernah satu kelas denganku di MKDU.

Ryan adalah seorang pria kelahiran Sumatera berbadan hitam tinggi besar (185 cm / 90 kg), dengan perut buncit, berwajah jelek (mukanya terus terang hancur banget penuh parut karena bekas jerawat) dengan gigi agak tonggos dan kepala peyang serta bermata jereng keluar. Cerita Dewasa Pemerkosaan

Tak heran kalau banyak gadis-gadis sering menjadikannya bahan olok-olokan dalam canda mereka karena keburukan wajahnya namun tanpa sepengetahuannya. Sebab selain wajah Ryan sangat sangar, dia juga dikenal berkawan dengan banyak pentolan kampus dan juga kabarnya memiliki ilmu hitam.

Namun dia juga dikenal sangat pede, dan itulah yang menjadikannya olok-olokan bagi para gadis karena dia tidak pernah malu-malu menatap wanita cantik yang disukainya dengan berlama-lama.

Terus terang jantungku agak berdegup karena perasaanku merasa tidak enak. Terutama karena aku mengetahui bahwa Ryan selama ini sering menatapku berlama-lama dan caranya menatapku terasa sangat menelanjangi, seolah-olah ingin memperkosaku.

Namun aku berusaha bersikap tenang agar tidak menimbulkan akibat buruk karena menurut teman-teman, jika kita terlihat tenang maka lawan kita cenderung ragu untuk berniat jahat. Cerita Dewasa Perkosa

Namun ternyata Ryan tidak berbuat apa-apa dan hanya berkata,

“Ada yang bisa saya bantu, Ling?”,
“Ehh…, nggg…, anu…, ini mobil sialan diparkir begini, mana susah lagi dorongnya”, sahutku agak canggung.
“Mari saya bantu, kamu pegang samping kanan ini yach”, ujar Ryan memberi aba-aba agar aku berada dibelakang samping kanan Panther sialan itu.

Sewaktu aku sedang dalam posisi siap mendorong dari arah kiri. Kepalaku melihat ke arah kiri, ternyata Ryan tidak berada pada posisi belakang mobil itu melainkan berada tepat di belakangku dan tangannya dengan cepat telah berada di atas tanganku dan jemarinya telah meremas jemariku dengan lembut, mesra namun kuat.

“Ehhhh … apa-apaan nih Ryann….?”, ujarku panik.

Namun Ryan dengan tenang dan lembut malah menghembuskan nafasnya di balik telingaku dan membisikkan sesuatu yang tidak jelas (mungkin sejenis mantera) lalu menambahkan “Aku mencintaimu Mei Ling”, ujarnya lembut. Mendadak aku merasa lemas, namun aku masih sempat berucap “Lepaskan aku Ryan kamu ini udah gila kali?”, ujarku lemah.

Tapi aku semakin tak berdaya melawan hembusan lembut di belakang telingaku dan kecupan mesranya di belakang leherku tepatnya di bulu-bulu halus tengkukku. Nampaknya Ryan menggunakan sejenis pelet tingkat tinggi yang mampu membuatku tak berdaya dan hanya bisa pasrah menikmati tiap cumbuannya. Cerita Dewasa Diperkosa

Makin lama cumbuan Ryan semakin hebat dan herannya aku yang biasanya sangat jijik kepadanya seperti terbangkitkan gairah birahiku. Apalagi Ryan tidak hanya mencium pundak, tengkuk dan telingaku saja. Namun tangannya juga telah mulai bermain mengusap-usap daerah terlarang milikku.

Yah, tangan kiri Ryan telah mengeluarkan kemejaku dari balik celana jeans yang kukenakan dan masuk ke balik celanaku hingga menembus celana dalamku dan mengusap-usap dengan lembut bukit kemaluanku. Aku hanya bisa mendesah lemah dan mulai merasakan rangsangan yang demikian kuat.

Mendadak Ryan menarik dan membimbingku ke arah mobilku dan tangannya menarik pintu belakang sebelah kanan mobilku yang memang tidak sempat ku kunci. Lantas dia merebahkanku di jok tengah Escudo milikku dan merebahkan sandarannya.

Kemudian ia mendorong tubuhku ke dalam dan menekuk kakiku hingga posisi kakiku terlipat ke atas sehingga dengan mudahnya kemaluanku terkuak dan pahaku miring ke samping. Lantas dengan segera Ryan menutup pintu dan mengambil kunci mobilku serta menguncinya dari dalam melalui central lock di pintu depan.

Aku semakin tidak berdaya dengan usapannya di kemaluanku apalagi dia telah membuka kancing, gesper dan resleting celana jeansku. Dan tangannya telah menarik turun celana dalamku. Kemudian Ryan menarik dengan cepat celana jeansku lalu kemudian menarik lagi celana dalamku hingga terlepas semuanya. Cerita Sex Mahasiswi

Aku selama itu hanya bisa pasrah lemas tidak tahu mengapa. Mungkin akibat mantera miliknya yang begitu dahsyat. Mungkin juga karena diriku telah dilanda birahi yang sangat hebat. Karena terus terang aku memang begitu mudah terangsan. Sehingga itu pula yang menyebabkan aku telah kehilangan keperawanan di tangan mantan kekasihku di awal masuk kuliah dulu.

Namun di luar itu semua yang kurasakan adalah kenikmatan yang teramat sangat karena selanjutnya bukan lagi jemari Ryan yang bermain pada permukaan kemaluan dan klitoris serta pada daerah G-Spot milikku. Namun kini justru giliran lidahnya bermain-main di sana dengan kemahiran yang sangat luar biasa jauh daripada yang mampu dilakukan oleh mantan kekasihku.

Sehingga tanpa kusadari, aku justru mencengkeram kepala Ryan dan menekannya ke arah kemaluanku agar rangsangan yang kuterima semakin kuat.

Namun rupanya Ryan bukan sembarang pria jantan biasa. Tampaknya ia begitu mahir atau justru tengah dikuasai oleh hawa nafsu iblis percabulan (kudengar orang-orang pemilik ilmu hitam, hawa nafsunya adalah murni hawa nafsu iblis). Sehingga dia bukan saja memainkan lidahnya ke sekitar klitoris dan daerah G-Spot milikku. Namun juga mulutnya mampu menghisap dan lidahnya memilin-milin klitorisku. Sehingga tanpa kusadari aku semakin diamuk birahi dan memajukan kemaluanku sampai menempel ketat di wajahnya. Cerita Seks Pemerkosaan

Dan sungguh mengejutkan, tiba-tiba desakan kenikmatan melanda seluruh diriku, membuat badanku terlonjak-lonjak akibat perasaan nikmat yang dahsyat yang melingkupi diriku. Perasaanku seakan melayang-layang dan denyutan-denyutan nikmat terasa pada bagian dalam kemaluanku.

Aku mengalami orgasme untuk pertama kalinya hanya dengan oral sex dari seorang pria, padahal mantan kekasihku hanya mampu membuatku orgasme setelah mengkombinasikan oral sex dengan persetubuhan dan itu memakan waktu yang cukup lama.

Tubuhku terus mengejang dengan kuat dan kurasakan vaginaku sangat basah dan aku serasa melayang diawang-awang dengan pahaku yang membekap erat wajah dan kepala Ryan.

Beberapa saat kemudian kurasakan tangan Ryan membelai lembut pahaku dan membukanya dengan lembut namun kuat (sebenarnya sejak aku mengalami orgasme akibat dioral oleh Ryan, aku sudah menganggap lembut segala perlakuannya mungkin karena sudah pasrah dan dibuat puas kali). Cerita Dewasa Mahasiswi

Dan aku hanya bisa menatapnya dengan sayu yg sungguh kali ini bukan tatapan sayu bohong-bohongan seperti yg dilakukan teman-temanku kalau lagi berusaha memikat cowo idamannya namun aku menatap demikian akibat pengaruh orgasme dan rasa lemas namun nikmat yang masih terasa melanda sekujur tubuhku.

Saat itu kuperhatikan bahwa Ryan pun mulai membuka kemeja lengan pendeknya dan tanpa kusadari aku pun ikut melucuti kaos singlet miliknya serta membantunya membukakan resleting celananya yang dengan sigap diikuti oleh gerakan cepat dari tangan Ryan yang langsung menurunkan celana luar beserta celana dalamnya.

Aku terus terang sungguh sangat terkejut melihat “senjata kejantanan” milik Ryan yang sangat besar dan panjang berwarna coklat agak gelap dengan diameter yang terus terang aku pun agak ngeri untuk memegangnya. Cerita Sex Pemerkosaan Terbaru

Terus terang aku sempat berfikir kemaluanku bakal terasa sakit seandainya dia benar-benar menyetubuhiku. Namun ternyata itu semua hanyalah khayalanku belaka. Karena Ryan tidak langsung menghujamkan “rudal”-nya itu ke dalam kemaluanku namun layaknya seorang gentleman ia mengusap-usap dulu kemaluanku yang sudah basah itu dengan ujung kemaluannya hingga aku kegelian dan terangsang kembali dan dengan dibantu oleh jari-jari Ryan yang juga bermain didaerah G-Spot-ku serta diclitorisku. Aku pun dibuat semakin becek dan siap untuk dimasuki.

Dan ketika aku mulai semakin mendesah-desah. Ryan pun dengan sigap memasukan batangannya ke dalam lubang kemaluanku namun tidak semuanya hanya sebagian ujungnya saja. Setelah itu karena dilihatnya aku agak sedikit meringis (terus terang saat itu agak terasa sedikit sakit selain karena aku sudah lama tidak bersenggama sejak putus dari mantanku. Juga karena ukuran Ryan yang agak besar).

Ryan diam sejenak, setelah dilihatnya ekspresi wajahku sudah normal kembali. Dia pun mulai bergoyang memaju-mundurkan senjatanya namun dengan sedikit demi sedikit, jadi tidak langsung amblas main tancap seperti yang dilakukan oleh mantan kekasihku.

Aku pun mulai merasakan sedikit nyaman dengan ukuran “senjata” Ryan dan perlahan-lahan kembali terangsang dan dapat menikmatinya. Namun harus kuakui Ryan ternyata benar-benar seorang pria yang sangat gentle dan juga jantan. Dia tidak saja begitu lembut “memerkosa” diriku namun juga sangat memperhatikan kenyamanan dan kepuasanku. Bagaimana tidak, jika dibandingkan dengan mantan pacarku yang pernah tidur denganku, Ryan seperti-nya sungguh mengerti keinginanku.

Ia tidak saja perlahan-lahan dan dengan penuh kelembutan “memerkosa” diriku namun juga aktif membantu merangsang diriku hingga aku benar-benar sangat terangsang sehingga walaupun ukuran kejantanannya menurutku sangat menyeramkan. Namun aku tidak merasa sakit dan dapat menikmatinya. Cerita Dewasa Pemerkosaan Terbaru

Seiring semakin terangsangnya diriku, Ryan pun perlahan-lahan mulai semakin dalam menancapkan kemaluannya. Aku pun semakin lama semakin horny dan semakin tidak kuat lagi menahan desakan kenikmatan yang makin memuncak dan semakin tidak tertahankan itu.

Hingga akhirnya merasa menyentuh awang-awang dan merasakan kenikmatan yang sungguh tidak pernah kualami sebelumnya dengan para kekasihku, tanpa sadar aku melenguh keras “Ooooahh…, Ryannnnn..”,

Dan aku pun meremas kuat belakang kepalanya dan menjepit erat pinggangnya dengan kedua paha dan kaki sekuat-kuatnya dan juga mengangkat pinggulku hingga kemaluanku berhimpit kuat dengan kemaluannya dan yang masih kuingat adalah saat itu diriku terasa basah dan nikmat sekali.

Basah baik pada lubang kemaluanku maupun sekujur tubuhku yang penuh oleh peluh keringatku maupun keringat dan cairan liur Ryan (ia sangat aktif menjilati sekujur tubuhku baik leher hingga ke payudaraku). Dan selanjutnya aku pun terbaring lemas tak berdaya. Namun Ryan tidak meneruskan perbuatannya walaupun ia belum mencapai orgasme.

Tapi justru beristirahat sambil menunggu diriku siap kembali sungguh ia laki-laki yang tahu diri tidak egois seperti pria-pria lainnya walaupun sebagai orang yang sedang memperkosaku ia sebenarnya punya “hak” berbuat sesukanya tapi ternyata bisa dibilang ia adalah “pemerkosa yang baik hati” yang pernah singgah dalam hidupku. Cerita Seks Mahasiswi

Setelah beristirahat sejenak dan melihat kondisiku yang sudah agak pulih. Ryan mulai meneruskan aksinya yang tertunda tadi. Pada babak berikut ini, gaya permainannya diubah, sekarang ia melakukan serangan dengan tehnik “Total Foot Ball. Gaya serangannya menggebu-gebu dan tekanan-tekanan penisnya benar-benar mengarah pada sasaran-sasaran strategis pada liang kemaluanku.

Setiap kali Ryan menancapkan penisnya yang besar itu kedalam lubang kemaluanku. Maka tekanan penisnya menarik seluruh bibir kemaluanku melesak kedalam, sehingga klitorisku pun ikut tertekan masuk dan tergesek-gesek dengan batang penisnya yang dilingkari oleh urat-urat menonjol.

Hal ini membuatku menggelinjang-gelinjang nikmat, “Aaagghhh…, aaddduuhh…, Ryannn…, peeelllannn-peellannn…, doongg…!”,

Akan tetapi kali ini Ryan tidak mengurangi serangan-serangannya. Tempo permainannya malah ditingkatkan. Semakin aku menggeliat-geliat, semakin menggebu-gebu Ryan memompakan kemaluannya ke dalam liang vaginaku.

Kali ini aku benar-benar dipermainkan habis-habisan oleh Ryan. Perasaan nikmat dan rasa geli telah merambat dari daerah bagian bawah badan keseluruh tubuhku, sehingga perasaanku serasa melayang-layang bagaikan layang-layang yang putus talinya, terbang melayang dipermainkan angin. Cerita Panas Perkosa Mahasiswi

Perasaan nikmat dan geli akhirnya tidak tertahan lagi dan, “…Ryaaaannnn…, aakkkuuu…, aakkkaaann meeelleedaakkkk…, aaauuuggghhh…, ooohhhh….!!”, dengan suatu desahan panjang disertai kedua pahaku mengejang dengan keras menjepit melingkari pantat Ryan, aku mencapai orgasme yang hebat dan pada saat bersamaan Ryan juga mencapai klimaksnya dan dengan pelukan yang sangat erat pada badanku,

Ryan mendorong pantatnya kuat-kuat, menekan pinggulku rapat-rapat. Sehingga kemaluannya amblas keseluruhan ke dalam liang vaginaku sambil meyemprotkan cairan kental hangat ke dalamnya. Semprotan demi semprotan kuat dari cairan hangat kental terasa memenuhi seluruh rongga-rongga di dalam relung vaginaku, menimbulkan perasaan sensasi yang datang bertubi-tubi melanda diriku. Benar-benar suatu kenikmatan sempurna yang tidak dapat digambarkan dengan kata-kata.

Kami berdua berpelukan erat-erat selama beberapa detik. Sambil menghayati denyutan-denyutan pada kemaluan kami masing-masing. Setelah melewati puncak kenikmatan tersebut, maka kami terkapar dalam keadaan lemas sambil tetap berpelukan dengan erat.

Dengan perlahan-lahan suatu kesadaran mulai merambati pikiranku. Seperti awan yang ditiup angin, aku mulai menyadari apa yang sedang terjadi pada diriku. Cerita Ngentot Pemerkosaan Mahasiswi

Kesadaranku mulai pulih secara perlahan-lahan dan menyadari bahwa aku baru saja melakukan persetubuhan yang seru dengan Ryan. Orang yang selama ini aku anggap sebagai preman di kampus yang tidak pantas diajak sebagai seorang teman.

Sambil masih telentang di atas jok mobil aku mencoba menganalisis mulai dari kejadian yang pertama. Dan segera menyadari bahwa aku telah dikerjai Ryan dengan ilmu hitamnya.

Menyadari itu, aku mencoba memberontak dan mendorong Ryan dari atas tubuhku. Akan tetapi Ryan justru semakin kuat mendekapku. Ryan terus membujuk dan mengelus-elus seluruh tubuhku. Sehingga tak berselang lama kemudian aku terlena lagi dan babak kedua “pemerkosaan” itu terjadi lagi. Bahkan lebih seru dan lebih mengasyikan daripada sebelumnya. Cerita Panas Pemerkosaan

Aku benar-benar tidak peduli lag. Apakah ini disebabkan oleh ilmu hitam Ryan atau apapun. akan tetapi yang jelas ini suatu persetubuhan yang sangat mengasyikkan. Karena itu kulayani permainan Ryan kali ini bahkan dengan tidak kalah serunya.

Dan setelah itu, kami pun sering melakukan persetubuhan yang indah ini. Kadang di mobilku, di mobil Ryan, di rumahku sewaktu kosong, di hotel dan dimanapun kalau kita lagi pengen bercinta. Cerita Hot Pemerkosaan

Share on Google Plus

About Jenny Chen

0 comments:

Post a Comment